Indonesia Fashion Muslim & Hijab Brand | Indonesia Hijab Store Berita Mengonsumsi Gabungan Menu Ini, Akibatnya Bisa Berbahaya Bagi Tubuh! Indonesia Hijab Store & Worldwide Shipping
 
 
(+62) 87899740313
Immediately contact us to place an order / ask product, Distributor Partnership, Agent or Reseller Dropship, by calling / text / wa number above to get quick response

Cart

Mengonsumsi Gabungan Menu Ini, Akibatnya Bisa Berbahaya Bagi Tubuh!

Mengonsumsi Gabungan Menu Ini, Akibatnya Bisa Berbahaya Bagi Tubuh!

23 Oct 2017

Mengombinasi makanan mungkin memang terdengar menyenangkan karena bisa mengurangi bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja.

Tetapi tahukah bahwa ada beberapa kombinasi makanan yang bisa berakibat buruk bagi pencernaan kita?

Bahkan, bisa menyebabkan kesehatan kita jadi terganggu.

Berikut adalah 5 daftar kombinasi makanan tidak sehat.

1. Sandwich + Kopi

Bila kita tidak memiliki waktu, sarapan cepat saat dalam perjalanan adalah solusi yang umum kita pilih.

Tapi, memakan sandwich keju dan kopi sebenarnya bukanlah kombinasi yang baik.

Keju memiliki sifat yang menyehatkan, namun karbohidrat yang terdapat dalam roti akan mencegah kalsium dalam keju untuk dicerna dengan baik.

Apalagi, jika kita menambahkan kopi instan, maka makanan yang kita makan tidak akan ada manfaat bagi tubuh kita sama sekali.

Jika memang kita sangat menyukai sandwich keju, sebaiknya gantilah kopi dengan teh hijau.

2. Tomat + Mentimun

Kombinasi ini mungkin sangat populer, bahkan dikalangan kita yang melakukan diet dan sering mengonsumsi buah dan sayur.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa menggabungkan 2 sayuran ini dapat mengganggu jalur biokimia tubuh kita.

Hal ini dapat menyebabkan kalsinasi dan pembengkakan berlebihan.

Selain itu, vitamin yang terkandung dalam kedua sayuran juga tidak akan dicerna dengan benar.

Sebaiknya, makan tomat dan mentimun secara terpisah. Misalnya, hari ini kita bisa membuat salad dengan tomat dan sayuran hijau, dan besok salad dengan timun.

3. Kentang + Daging

Siapa yang bisa menolak steak dengan kentang goreng?

Sayangnya, mereka adalah kombinasi makanan yang sangat berat.

Kanji yang terkandung dalam kentang menuntut cairan alkalotik, dan protein dari daging yang mengandung asam amino.

Bila dimakan bersama-sama, mereka akan terjebak di dalam perut kita dan bisa membawa gangguan, seperti mulas, bersendawa, buang gas, dan sebagainya.

Jadi, jika ingin menggunakan daging sebagai lauk, campurlah dengan sayuran, seperti brokoli, kembang kol, kacang hijau, atau zucchini.

4. Susu + Pisang

Tidak jarang dari kita yang mencampurkan pisang dengan susu di dalam perut kita.

Alasannya beragam, ada yang menganggap bahwa tidak memerlukan waktu yang lama, hingga menganggapnya sebagai menu bergizi.

Padahal, beberapa ahli gizi percaya bahwa buah-buahan, terutama yang manis, harus dikonsumsi secara terpisah dari menu makanan utama.

Hal itu dikarenakan buah akan tinggal lebih lama di dalam perut kita.

Akibatnya, bisa memperlambat sistem pencernaan kita.

Sedangkan untuk susu, juga lebih sehat diminum secara terpisah.

Jadi, dua menu tersebut sebaiknya jangan dikonsumsi secara bersamaan.

Sebaiknya, gunakan pisang sebagai makanan ringan di antara makanan utama.

5. Pasta + Daging Cincang

Alasan yang sama seperti kentang dan daging juga berlaku untuk daging cincang yang dicampur dengan pasta.

Kelenjar air liur yang kita miliki bisa menghasilkan ptyalin dan amilase, yang mengubah tepung karbohidrat (pasta) menjadi gula sederhana.

Saat gula sederhana menutupi protein (daging), mereka menciptakan campuran kimia berbahaya yang dapat menyebabkan diabetes dan CVD.

Jadi, akan lebih baik jika kita memakan pasta sebagai hidangan terpisah.

Usahakan memilih pasta yang terbuat dari gandum durum, dan kombinasikan dengan herb sauce.

Nah, jika kita suka mengombinasikan 5 menu di atas, sebaiknya mulailah untuk menghindari mencampurkannya.

Hal itu dilakukan untuk memelihara pencernaan kita agar tidak terkena berbagai penyakit, seperti refluks gastroesofagus, keracunan makanan, penyakit batu empedu, penyakit usus buntu, hingga wasir.

Foto ilustrasi: google

Sumber artikel: bright side

Share