Indonesia Fashion Muslim & Hijab Brand | Indonesia Hijab Store Berita Kebaikan Sebenarnya Selalu Ada di Mana-mana. 5 Bukti Ini Bikin Kita Kembali Percaya Indonesia Hijab Store & Worldwide Shipping
 
 
(+62) 87899740313
Immediately contact us to place an order / ask product, Distributor Partnership, Agent or Reseller Dropship, by calling / text / wa number above to get quick response or add Shejab CS1 pin: 543527A7, CS2: 52891A39

Cart

Kebaikan Sebenarnya Selalu Ada di Mana-mana. 5 Bukti Ini Bikin Kita Kembali Percaya

Kebaikan Sebenarnya Selalu Ada di Mana-mana. 5 Bukti Ini Bikin Kita Kembali Percaya

09 May 2018

Di tengah kesibukan yang makin gila, tekanan yang makin tidak masuk akal saja — rasanya kebaikan jadi makin langka. Senyum jadi mahal untuk ditemukan. Sapaan yang sebenarnya bisa membuat hidup jauh lebih ringan tidak lagi ada dalam tiap kesempatan.

Saat sedang makin sulit percaya bahwa kebaikan selalu ada, 7 bukti ini bisa membuatmu kembali percaya. Kebaikan sebenarnya tidak pernah jauh dari kita.

1. Dari Ibu-ibu penjual nasi atau tukang parkir yang tak dikenal senyum bisa kamu dapatkan. Tetap ada orang baik yang perhatian

Bahkan dari orang-orang yang tidak kamu kenal secara langsung namanya, kebaikan selalu ada. Senyum tetap bisa kamu dapatkan dari Ibu-ibu penjual nasi langganan di ujung gang. Bahkan tukang parkir yang mengarahkan kendaraanmu setiap pagi juga dengan ringan menawarkan sapaan.

Sesibuk apapun dunia, tetap ada orang-orang berhati lembut yang perhatian.

2. Chat random dari teman yang sudah lama tidak bertemu membuatmu tahu– mereka tidak sejauh itu

Ditengah kesibukan dan berbagai tuntutan, chat random dari teman yang sudah lama tidak bertemu jadi oase menyenangkan. Dia bisa random dengan hanya mengirimimu stiker saja. Chat kalian juga sebenarnya tidak ada faedahnya. Sekadar bilang,

“Heh! Nyet! Gimana kabar lu?”

Kadang juga bisa jauh lebih random lagi. Sekadar saling kirim gambar kucing bisa mencipta tawa. Meski sudah lama tidak bertemu, dia selalu ada.

3. Sapaan, “Mau bareng?” bikin kamu gak lagi merasa sendirian. Walau datang dari teman yang gak begitu dikenal

Selalu ada teman-teman random yang sering menawarkan ajakan menyelamatkan. Waktu kamu sedang bingung cari teman makan, sedikit merasa awkward karena harus nonton sendirian — mereka bertanya dengan ringan: “Mau bareng?”

Gak lagi harus merasa sendirian. Ada mereka yang mengajak walau gak begitu dikenal.

4. Mie instan masih ada. Burjo dan nasi warteg masih berjaya

Kalau nggak ada mereka gak kebayang gimana nasib kita setiap tanggal tua tiba. Entahlah bakal makan apa. Selama mie instan, burjo, dan warung nasi warteg yang murah masih berjaya…gak perlu bingung deh setiap tanggal tua.

5. Gak semua anak muda mengejar uang setelah lulus dari status mahasiswa. Ada mereka yang mau berbagi buat sesama

Masih ada banyak orang baik di dunia. Mereka yang rela daftar jadi pengajar muda, mereka yang mendedikasikan waktu setelah gak jadi mahasiswa untuk berbuat kebaikan bagi sesama. Ada anak-anak muda yang rela tinggal di pedalaman setahun, bahkan 2 tahun setelah kelulusannya. Karena merasa ada yang harus dibagikan dari semua yang sudah mereka dapat sebelumnya.

Foto ilustrasi: google
Sumber artikel: hipwee

Share