Fashion Muslim Brand from Indonesia Berita 8 Efek Samping yang Bisa Terjadi Akibat Kebanyakan Makan Alpukat Trust Online Shop & Worldwide Shipping
 
 
(+62) 87899740313
Immediately contact us to place an order / ask product, Distributor Partnership, Agent or Reseller Dropship, by calling / text / wa number above to get quick response or add Shejab CS1 pin: 543527A7, CS2: 52891A39

Cart

8 Efek Samping yang Bisa Terjadi Akibat Kebanyakan Makan Alpukat

8 Efek Samping yang Bisa Terjadi Akibat Kebanyakan Makan Alpukat

11 Jan 2018

Buah alpukat banyak manfaatnya. Mulai dari menjaga kesehatan jantung, mengatur gula darah, sampai mencegah cacat lahir pada janin. Alpukat juga salah satu buah yang baik dicemil saat diet karena tinggi serat dan kaya lemak baik, yang dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. 

Tapi jangan lantas karena tergoda oleh segudang manfaat ini, Anda jadi berlebihan memakannya. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bagi tubuh, begitu pula dengan buah alpukat.

Konsumsi alpukat yang berlebihan ternyata menyimpan berbagai efek samping yang merugikan, lho!

Efek kebanyakan makan buah alpukat untuk kesehatan

1. Meningkatkan berat badan

Meskipun alpukat masuk dalam kategori buah-buahan, alpukat sebenarnya padat kandungan lemak dan kalori. Kabar baiknya adalah, lemak dalam alpukat tergolong lemak tidak jenuh yang sehat untuk tubuh. Namun, lemak sehat pun tetap dapat menyebabkan berat badan Anda apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Satu buah alpukat ukuran sedang rata-rata memiliki berat 30 gram sehingga total kalori yang dikonsumsi adalah sekitar 322 kalori. Itulah kenapa mengonsumsi terlalu banyak alpukat dapat meningkatkan berat badan Anda.

2. Defisiensi nutrisi

Sebenarnya, tidak masalah jika Anda makan sayuran-sayuran dan buah setiap hari. Alpukat memang benar bergizi dan mengenyangkan, namun nutrisi yang terkandung di dalamnya tidaklah cukup untuk memenuhi asupan nutrisi sehari-hari. Makan makanan yang itu-itu saja hampir setiap hari dapat menyebabkan tubuh bisa mengalami kekurangan zat gizi tertentu.

Buah alpukat minim kandungan protein dan kalsium. Kekurangan protein akan membuat melemahkan jaringan dan massa otot. Asupan kalsium yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit tulang, seperti osteoporosis. Alpukat juga tak mengandung cukup zat besi, sehingga Anda lebih rentan mengalami 3L (Letih, Lemah, Lesu) akibat anemia.

Itulah kenapa sangat penting untuk merencanakan menu makan yang seimbang dan bervariasi agar tubuh tetap selalu sehat.

3. Alergi

Meskipun jarang terjadi, beberapa orang bisa saja lama-lama mengembangkan alergi buah alpukat apabila mengonsumsinya secara berlebihan. Menurut ulasan artikel yang diedarkan Juni 2011 dalam jurnal Allergy, Asthma, and Clinical Immunology, alergi alpukat dapat menyebabkan bersin, batuk, pembengkakan, dan hidung tersumbat. Jika gejala-gejala ini Anda alami setelah mengonsumsi alpukat, coba hilangkan dulu buah alpukat dari menu makan harian Anda dan lihat apakah gejala-gejala tersebut masih muncul atau tidak.

4. Menurunkan produksi ASI pada ibu hamil dan menyusui

Tidak ada yan salah dengan mengonsumsi alpukat saat sedang hamil. Selain dapat mempersempit risiko cacat lahir pada bayi, buah alpukat juga bermanfaat untuk meringankan kram kaki akibat kekurangan kalium.

Tapi, berlebihan makan alpukat dapat merusak kelenjar susu sehingga menurunkan produksi susu. Selain itu, terlalu banyak asupan alpukat selama masa menyusui dapat menyebabkan sistem pencernaan anak jadi kurang baik.

5. Merusak hati

Salah satu efek samping serius dari mengonsumsi alpukat terlalu banyak adalah membahayakan kesehatan hati Anda. Terdapat berbagai jenis minyak alpukat yang dapat membahayakan hati Anda. Hindari menggunakan alpukat Meksiko yang mengandung estragole dan anethole. Kedua elemen ini dipercaya memiliki reaksi karsinogenik.

6. Menurunkan kerja obat

Konsumsi alpukat berlebhan dapat menurunkan kerja obat anti peradangan. Konsumsi yang berlebihan juga memicu terjadinya pengenceran darah, sehingga luka bisa lama sembuh.

7. Iritasi saluran pencernaan

Mengonsumsi alpukat dalam jumlah yang banyak dapat mengiritasi saluran pencernaan, sehingga rentan menyebabkan perut kembung, begah, kram, buang gas terus menerus, hingga diare. Iritasi saluran pencernaan dalam jangka panjang dapat memicu infeksi.

8. Menurunkan kolesterol (termasuk HDL, si kolestrol baik)

Buah alpukat dapat menurunkan kadar kolestrol. Kolestrol jahat menyebabkan masalah pada jantung seperti serangan jantung, denyut jantung tak teratur, penyumbatan pembuluh darah, dan lain sebagainya. Jadi, menurunkan kadar kolesterol dapat mencegah Anda dari berbagai permasalahan jantung.

Namun di samping keuntungannya, terdapat efek samping dari kebanyakan makan buah alpukat. Alpukat kaya akan Beta-sitosterol. Beta-sitosterol menyerap kolestrol jahat jika jumlahnya berlebih, namun mereka juga dapat menyerap kolesterol HDL, jenis kolesterol baik yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satu fungsi kolesterol baik HDL adalah menjaga kekuatan dan kesehatan dinding dalam pembuluh darah.

Foto ilustrasi: google

Sumber artikel: hellosehat

Share