Fashion Muslim Brand from Indonesia Berita 6 Komplikasi Radang Sendi Pada Mata yang Harus Diwaspadai Trust Online Shop & Worldwide Shipping
 
 
(+62) 87899740313
Immediately contact us to place an order / ask product, Distributor Partnership, Agent or Reseller Dropship, by calling / text / wa number above to get quick response or add Shejab CS1 pin: 543527A7, CS2: 52891A39

Cart

6 Komplikasi Radang Sendi Pada Mata yang Harus Diwaspadai

6 Komplikasi Radang Sendi Pada Mata yang Harus Diwaspadai

07 Dec 2017

Salah satu komplikasi umum pada orang yang memiliki radang sendi (arthritis) adalah masalah mata, yang bisa menyebabkan kerusakan kornea dan pada akhirnya akan mengganggu penglihatan Anda jika tidak segera diobati. Simak komplikasi radang sendi pada mata selengkapnya dalam artikel ini.

Komplikasi radang sendi pada mata

Arthritis adalah peradangan sendi kronis yang bisa memengaruhi seluruh bagian tubuh, termasuk mata. Berikut ini beberapa komplikasi radang sendi pada mata yang harus Anda waspadai.

1. Mata kering

Mata kering merupakan komplikasi radang sendi pada mata yang paling umum. Bahkan, Arthritis Foundation melaporkan bahwa wanita yang memiliki arthritis sembilan kali lebih rentan mengalami mata kering akibat arthritis dibandingkan pria.

Dalam beberapa kasus, mata kering juga bisa menjadi gejala dari sindrom sjogren, yaitu kelainan autoimun yang sering dikaitkan dengan penyakit rematik. Sindrom Sjogren terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar lakrimal yang memproduksi air mata. Akibatnya mata Anda jadi kering, gatal, dan terasa seperti berpasir.

Jika tidak segera diobati, mata kering bisa meningkatkan risiko cedera dan infeksi parah karena kelenjar air mata tidak bisa melembapkan serta melindungi mata Anda secara keseluruhan. Menggunakan air mata buatan atau obat tetes mata bisa meringankan mata kering Anda. Namun, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter agar Anda bisa mendapatkan resep obat tetes mata yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

2. Skleritis

Skleritis adalah peradangan yang terjadi pada selaput putih (sklera mata). Biasanya orang yang punya skleritis mengalami kemerahan, nyeri, sensitif terhadap cahaya, pandangan kabur, dan sensasi panas di bagian mata. Seseorang yang memiliki penyakit rematik berisiko tinggi terkena skleritis.

Dalam banyak kasus, skleritis merupakan tanda bahwa peradangan sudah tidak terkendali sehingga Anda harus segera mengobati arthritis Anda untuk meringankan gejala. Namun, jika Anda mengalami mata merah disertai rasa sakit yang intens, Anda harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter mata.

3. Konjungtivitis

konjungtivitis adalah infeksi pada konjungtiva, yaitu membran transparan antara kelopak dan sklera (bagian putih mata) yang menyebabkan pembengkakan, mata merah, dan nyeri. Konjungtivitis merupakan salah satu gejala reaktif dari artritis. Bahkan menurut National Institute of Arthritis dan Musculoskeletal and Skin Diseases, sekitar 50 persen (setengah) dari semua orang yang memiliki arthritis reaktif mengalami konjungtivitis.

Meskipun sakit mata sangat tidak nyaman dan tidak enak dilihat, kondisi ini jarang memengaruhi ketajaman penglihatan Anda. Konjungtivitis ini adalah infeksi menular, sehingga Anda harus mendapatkan pengobatan sesegera mungkin untuk menghindari penularan ke orang lain.

4. Glaukoma

Komplikasi radang sendi juga bisa menyebabkan glaukoma, yaitu kondisi mata akibat terjadinya kerusakan pada saraf optik Anda. Kondisi ini akan membuat seseorang mengalami gangguan penglihatan, bahkan kebutaan.

Peradangan yang terjadi akibat arthritis bisa meningkatkan tekanan dalam bola mata Anda yang menyebabkan kerusakan saraf. Nah, saat saraf mata rusak, sinyal yang bertugas untuk meneruskan apa yang Anda lihat ke otak terganggu. Secara perlahan, hal ini menyebabkan hilangnya penglihatan.

Dalam banyak kasus, glaukoma tidak memunculkan gejala yang berarti. Nah, itu sebabnya penting bagi Anda yang memang memiliki arthritis untuk melakukan pemeriksaan mata Anda secara berkala.

5. Uveitis

Uveitis adalah penyakit radang yang menyebabkan pembengkakan dan merusak jaringan mata. Kondisi ini meliputi peradangan pada lapisan tengah mata yang disebut saluran uveal atau uvea. Uvea meliputi bagian berwarna mata (iris), selaput tipis yang mengandung banyak pembuluh darah (koroid), dan badan silier (bagian mata yang menyambungkan semuanya).

Penyakit ini sangat memengaruhi pandangan Anda, mengurangi penglihatan, dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang parah jika tidak segera mendapatkan pertolongan medis. Orang yang memiliki arthritis psoriatis dan ankylosing spondylitis lebih berisiko mengalami uveitis.

6. Katarak

Katarak adalah terjadinya kekeruhan pada lensa mata yang biasanya terjadi pada orang lanjut usia.  Namun, orang-orang yang memiliki penyakit rematik akan membuat katarak bisa terjadi pada usia berapapun. Katarak sendiri adalah suatu kondisi mata di mana lensa mata yang biasanya bening justru terlihat berawan atau buram sehingga akan mengaburkan penglihatan.

Foto ilustrasi: google

Sumber artikel: hellosehat

Share