Indonesia Fashion Muslim & Hijab Brand | Indonesia Hijab Store Berita 3 Keajaiban Cuka Apel Bagi Kesehatan Indonesia Hijab Store & Worldwide Shipping
 
 
(+62) 87899740313
Immediately contact us to place an order / ask product, Distributor Partnership, Agent or Reseller Dropship, by calling / text / wa number above to get quick response or add Shejab CS1 pin: 543527A7, CS2: 52891A39

Cart

3 Keajaiban Cuka Apel Bagi Kesehatan

3 Keajaiban Cuka Apel Bagi Kesehatan

13 Apr 2018

Cuka apel merupakan minuman fungsional yang disebut-sebut dapat memberikan efek positif bagi kesehatan. Sudah dikenal sejak jaman Yunani kuno, cuka menjadi salah satu bahan pengobatan yang dipakai oleh praktiksi medis di jaman dahulu. Cuka diperoleh dari proses fermentasi panjang yang akhirnya menyisakan komponen seperti asam asetat, asam gallic, katekin, dan lain-lain. Ini menjadikan cuka memiliki manfaat sebagai antioksidan serta antimikrobial.

Saat ini cuka, terutama cuka apel, mulai kembali dikenal oleh masyarakat dan dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh bahkan untuk menyembuhkan penyakit. Apa saja kira-kira manfaat cuka apel? Dan apakah semua manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh cuka apel terbukti secara ilmiah?

1. Membantu menurunkan berat badan

Cuka apel dikatakan dapat membantu Anda untuk menurunkan berat badan. Debbie Davis, RD, seorang dietisien menyatakan bahwa cuka apel mungkin berpengaruh terhadap penurunan berat badan. Sebuah penelitian yang mempelajari efek jangka panjang cuka apel pada kesehatan menemukan bahwa konsumsi cuka apel dapat membantu menurunkan berat badan meskipun dalam jumlah yang sedikit. Pada penelitian tersebut partisipan penelitian mengonsumsi dua sendok makan cuka sebelum makan besar setiap harinya selama empat minggu. Berat badan yang turun berkisar antara 1-2 kg.

Menurut beberapa ahli, cara menurunkan berat badan yang baik dan benar tetap dengan cara menjaga pola makan dan berolahraga. Anda diminta tidak serta merta menjadikan konsumsi cuka apel sebagai satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan Anda.

2. Mengatur kadar gula dalam darah

Ini merupakan salah satu manfaat cuka apel yang paling dikenal. Terutama bagi penderita diabetes, kadar gula dalam darah merupakan suatu hal yang harus diperhatikan dengan serius. Suatu penelitian yang di terbitkan dalam jurnal Diabetes Care menyatakan bahwa cuka dapat meningkatkan sensitivitas insulin secara signifikan terutama saat Anda mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Ketika Anda mengonsumsi cuka apel sebelum makan, maka cuka apel bekerja dengan cara memperlambat proses pelepasan gula dari makanan ke dalam darah. Ini mencegah Anda mengalami sugar rush, suatu keadaan dimana kadar gula dalam darah mengalami peningkatan tiba-tiba setelah Anda mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Penelitian lain menyatakan bahwa cuka dapat meningkatkan meningkatkan sensitivitas insulin pada 19% orang yang menderita diabetes mellitus tipe 2 dan 34% pada mereka yang menderita pre-diabetes. Mengonsumsi dua sendok makan cuka apel sebelum tidur dikatakan dapat menurunkan kadar gula dalam darah hingga 6% di pagi hari pada mereka yang menderita diabetes mellitus tipe 2.

Carol Johnston, PhD dari Arizona State University telah mempelajari cuka apel selama lebih dari 10 tahun. Johnston menyatakan bahwa cuka apel memiliki efek anti glikemik. Cuka apel dapat menghambat penyerapan karbohidrat sehingga gula darah Anda tidak meningkat secara drastis setelah makan.

Meskipun begitu, fokus terhadap diet secara keseluruhan tetap harus Anda lakukan jika Anda memiliki penyakit diabetes. Berhenti mengonsumsi obat lalu digantikan dengan cuka apel tidak disarankan oleh para ahli. Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

3. Mengatasi sembelit, maag, asam lambung, dan gangguan pencernaan lain

Menurut Johnston, karena sifatnya yang membatasi penyerapan karbohidrat, maka sebagian karbohidrat dan pati yang tidak tercerna kemudian akan menjadi makanan untuk bakteri baik yang terdapat dalam sistem pencernaan Anda. Anda disarankan mengonsumsi cuka apel yang belum mengalami proses filterisasi. Biasanya jenis cuka apel ini berwarna coklat keruh dan jika didiamkan akan terbentuk ampas di dasar botol. Ampas ini disebut “the mother”, kaya akan probiotik dan bakteri-bakteri baik lain yang berperan dalam menyehatkan saluran cerna. Jenis cuka apel ini dapat membantu kerja sistem imun dan bagi sebagian orang bisa mencegah sembelit semakin parah.

Tidak hanya sembelit, konsumsi cuka apel juga dapat membantu mengatasi gangguan asam lambung dan maag, meskipun hal ini tergantung dari individu masing-masing dan apa penyebab terjadinya maag tersebut.

Bagaimana cara mengonsumsi cuka apel?

Jika Anda ingin mengonsumsi cuka apel hal terpenting yang harus Anda perhatikan adalah cara meminumnya. Anda sangat tidak disarankan untuk langsung meminum cuka apel tanpa dilarutkan dalam air terlebih dahulu. Karena sifatnya yang asam, jika tidak Anda campur dengan air, cuka apel malah bisa melukai tenggorokan Anda. Selain itu sifat asamnya juga berbahaya untuk kesehatan gigi karena dapat mengikis lapisan enamel gigi, hal ini akan menyebabkan gigi Anda gampang keropos.

Perbandingan cuka apel dan air setidaknya 1 berbanding 10. Jika Anda menggunakan 1 sendok makan cuka apel, campurkan dengan 10 sendok makan air putih. Konsumsi cuka apel setidaknya 1 sampai 2 sendok makan per harinya. Tidak ada aturan khusus kapan Anda diharuskan mengonsumsi cuka apel, tetapi beberapa orang biasanya minum cuka apel di pagi hari atau sebelum dan sesudah makan. Jangan lupa untuk berkumur dengan air setelah meminum cuka apel untuk menghilangkan sifat asam pada mulut Anda agar tidak merusak gigi.

Pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum memasukkan cuka apel ke dalam pola makan Anda sehari-hari. Dan jangan langsung menjadikan cuka apel sebagai pengganti obat-obatan jika Anda mengonsumsi obat tertentu untuk penyakit Anda. Ingatlah bahwa gaya hidup sehat memiliki peran terbesar dalam menjaga kesehatan Anda.

Foto ilustrasi: google
Sumber artikel: hellosehat

Share